DPC TTKKBI Anyer Diapresiasi Sebagai Teladan Pembinaan Silat Tradisi dan Pelestari Budaya Lokal

DPC TTKKBI Anyer Diapresiasi Sebagai Teladan Pembinaan Silat Tradisi dan Pelestari Budaya Lokal

Serang, infoanyer.com - Suasana keakraban dan semangat pelestarian budaya lokal begitu terasa dalam acara silaturahmi yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang. Acara yang difasilitasi oleh Padepokan Sepuh Naga Bodas ini tak hanya menjadi ajang temu para pesilat dari berbagai padepokan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong semangat pembinaan generasi muda melalui silat tradisi.

Ketua Umum TTKKBI, H. Tubagus Arif Hidayat, menyampaikan apresiasi dan penghargaan khusus kepada jajaran DPC Anyer atas dedikasi mereka dalam melakukan pembinaan terhadap paguron di wilayahnya. Ia memberikan rekomendasi langsung kepada Ketua DPW I TTKKBI Provinsi Banten agar DPC Anyer dianugerahi piagam penghargaan sebagai cabang dengan pembinaan terbaik.

“Kepada Ketua DPW I Provinsi Banten, karena saya lihat mereka ini berhasil membina paguron di bawahnya. Pak Hudi, mohon berikan piagam kepada mereka,” ujar Tb. Arif Hidayat di hadapan para tamu undangan dan pesilat yang hadir, di Anyer, Serang, Selasa (1/7/2025

Ucapan tersebut disambut hangat oleh para tokoh dan sesepuh silat yang hadir. Bagi Ketua Umum, pemberian penghargaan ini bukan sekadar bentuk seremoni, melainkan sebagai pengakuan atas kerja keras yang dilakukan oleh DPC Anyer dalam merawat tradisi silat Banten, terutama dalam membina kader-kader muda yang tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya lokal.

Sementara itu, Ketua DPW I TTKKBI Provinsi Banten, H. Hudi Nurhudiyat, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga keaslian budaya daerah. Ia mengingatkan seluruh anggota TTKKBI agar tidak mudah tergoda untuk menampilkan budaya asing dalam setiap pertunjukan atau gelar seni bela diri.

“Jangan tampilkan budaya asing, tampilkan budaya pribumi,” tegas Hudi dengan penuh semangat.

Pernyataan ini sejalan dengan visi besar TTKKBI sebagai organisasi yang berkomitmen mengangkat martabat seni bela diri tradisional sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Ia menambahkan bahwa silat tradisi harus tetap menjadi jati diri dalam setiap pentas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Menanggapi rencana pemberian piagam penghargaan dari Ketua Umum, Sanawi, selaku Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Anyer, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Namun demikian, ia menegaskan bahwa fokus utama DPC Anyer bukanlah pada pengakuan formal semata, melainkan pada komitmen nyata dalam melakukan pembinaan terhadap anggota dan padepokan yang bernaung di bawahnya.

“Kami tidak bangga, namun kami apresiasi penghargaan itu. Sebab bagi kami, yang terpenting adalah bersungguh-sungguh dalam melakukan pembinaan,” ungkap Sanawi merendah namun tegas.

Menurutnya, penghargaan sejati justru datang dari kemajuan mental, moral, dan teknik para anggota yang dibina dengan pendekatan kekeluargaan dan filosofi silat tradisi.

Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh sejumlah paguron ternama seperti Padepokan Sinar Cimande Arum Cakrawala dan Padepokan Sagara Banten. Para pesilat dari berbagai usia unjuk kebolehan dalam sesi genjringan dan gelar jurus, sebagai bagian dari ritual penghormatan terhadap tradisi karuhun.

Suasana penuh semangat dan kesederhanaan mempererat tali persaudaraan antar sesama pesilat. Silaturahmi ini pun menjadi ajang bertukar ilmu, memperkuat jaringan pembinaan, dan menyusun strategi pelestarian budaya ke depan.

Kegiatan ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang komitmen jangka panjang dalam menjaga marwah budaya lokal. Di tengah derasnya arus globalisasi, TTKKBI hadir sebagai pilar penting untuk memperkuat jati diri bangsa melalui seni bela diri dan kearifan lokal.

Langkah DPC Anyer patut diapresiasi sebagai teladan dalam membina organisasi secara konsisten dan berkelanjutan. Semoga semangat ini menjadi inspirasi bagi cabang-cabang lain untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai luhur Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia.