Doni Afanda Putra Asal Kecamatan Anyer Winner Putra Budaya Banten 2024

Doni Afanda Putra Asal Kecamatan Anyer Winner Putra Budaya Banten 2024

Putra Putri Budaya Banten perdana digelar untuk terus berusaha mengenalkan dan melestarikan budaya Banten. Untuk bisa bersaing dalam kompetisi ini, seorang peserta perlu mempersiapkan diri dengan baik, terutama tentang budaya-budaya yang ada di Provinsi Banten

Terdapat 28 finalis dengan 16 putri dan 12 putra dengan domisili dari seluruh kabupaten/kota yang ad di Banten. Mereka unjuk gigi dalam ajang ini.

"Awal mula ikut Putra Putri Budaya Banten karena liat dari sosial media @putraputribudayabanten kalau sedang buka pendaftaran, nah untuk tahap seleksinya yaitu tahap pendaftaran dan seleksi audisi peserta, pra karantina, karantina, apresiasi seni serta grand final" Ujar alumni SMK Negeri 1 Anyer.

Salah satu tahapan menarik dalam kompetisi adalah apresiasi seni. Para peserta berkesempatan untuk mengekspresikan bakat dan minat seni budaya mereka di hadapan penonton dan juri.

Tahap akhir kompetisi adalah grand final, di mana para peserta bertarung untuk meraih gelar Putra Putri Budaya Banten. Kompetisi ini menjadi momen puncak setelah melalui perjalanan panjang seleksi.

Grand final ajang tersebut digelar pada 25 Agustus 2024 di Tangerang Convention Center.

Setelah melewati tahap pendaftaran dan seleksi audisi peserta, pra karantina, karantina, apresiasi seni serta grand final, Doni Afanda putra asal Kecamatan Anyer Kabupaten Serang berhasil lolos sebagai pemenang.

“Saya berharap semoga kita sebagai generasi muda untuk tidak lupa terhadap budaya kita terkhusus budaya daerahnya tersendiri dan bersama-sama untuk terus mengembangkan dan melestarikan budaya yang ada terutama budaya daerah dan adat istiadat setempat,” kata pemuda yang kerap disapa Doni ini.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Rohaendi mengapresiasi adanya Putra Putri Budaya Banten.

Menurutnya, jangan sampai anak muda lupa dan tidak kenal dengan budayanya sendiri. Sehingga, ajang Putra Putri Budaya Banten harus terus berlanjut.

Keberhasilan Doni tidak hanya sebatas di Banten saja. Pada Bulan Oktober 2024 dia akan bertanding secara nasional di Palu mewakili Provinsi Banten. Dia harus mempersiapkan diri dengan mendalami budaya Indonesia, khususnya budaya Banten, dan memperluas pengetahuan umum.

Public Speaking menjadi hal yang penting. Sebagai ajang nasional, kemampuan public speaking sangat diperlukan untuk bisa berbicara di depan publik dengan percaya diri.

Persiapan yang matang sangat diperlukan mengingat kompetisi ini adalah ajang nasional. Kemampuan dan pengetahuan yang luas sehingga dapat mewakili Provinsi Banten dengan baik.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, Doni siap untuk mengikuti kompetisi Putra Putri Budaya Banten dan berharap bisa memberikan yang terbaik untuk daerah asalnya.