Korban yang tertimpa Baliho Salah Satu Calon Bupati Ratu - Najib diberikan biaya pengobatan untuk kesembuhan

Korban yang tertimpa Baliho Salah Satu Calon Bupati  Ratu - Najib diberikan biaya pengobatan untuk kesembuhan

Salah satu warga yang tertimpa baliho salah satu pasangan Calon Bupati Ratu Zakiyah dan Wakil Bupati Najib Hamas No urut 2 Kabupaten Serang, Banten saat melintas dijalan Raya Anyer - Mancak dikunjungi Tim pemenangan Baliho tersebut yang diperkirakan Tertiup angin dan menimpa korban Dwi Aprilia Ningsih Warga Rokan Hilir Provinsi Riau yang tinggal di Dagan Anyer saat melintas, Jumat (11/10/2024) 

Saat kejadian, korban sempat mengalami pingsan dilokasi kejadian. Korban tersadar saat sudah berada di Puskesmas Anyar. Korban mengalami luka jahitan di lengan kanan serta telapak kaki kiri. 

Bagian sekitar mata kiri juga mengalami luka luka akibat kacamata yang dipakai pecah saat kecelakaan tersebut. Terdapat keretakan bagian tulang lutut sehingga membuat korban tidak bisa mobilitas seperti biasanya. Korban berencana ke Baros untuk melakukan pengobatan alternatif disana. 

Sore kemarin, Perwakilan dari tim no urut 2 Agung menyampaikan saat menyambangi korban," Kami mewakili ibu Ratu Zakiyah Dan Najib Hamas yang kebetulan sedang ada agenda lain tidak bisa hadir kesini, dan kami turut prihatin atas kejadian ini dan menjadi pembelajaran kedepan, untuk selalu hati - hati dalam pemasangan baliho atau banner, dan kami bertanggung jawab atas biaya pengobatan saudari Dwi".

Lanjutnya," Namanya juga musibah kita tidak tau kapan dan dimana musibah itu terjadi, andai saja tau akan terjadi musibah seperti itu yang pasti saudari Dwi pun tidak akan melawati jalan tersebut, dan kami atas nama tim juga memohon maaf atas kejadian ini dan semoga saudari Dwi lekas sehat kembali dan bisa ber aktifitas seperti mana biasanya," ucapnya.

Sementara korban Dwi Menyampaikan," saya mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah menjenguk saya dan memohon untuk memantau perkembangan kesehatan saya sampai dengan pulih kembali. Kejadian ini jadi pembelajaran untuk seluruh tim manapun untuk menyimpan alat peraga apapun bentuknya agar ditempat yang aman tidak membahayakan masyarakat pada umumnya," pungkasnya.