Terombang ambing selama 48 Jam di tengah laut, karena mesin Perahu mati
Pada tanggal 09 Agustus 2022 sekitar pukul 05.30 WIB seorang nelayan yang sedang melaut / mencari ikan dari Medaksa Merak menuju Tempurung menggunakan perahu Jukung Rawe. Ditengah perjalanan, mesin perahu tiba tiba mati kemudian korban berinisiatif membuang jangkar akan tetapi tali jangkar terkena baling-baling kapal Feri sehingga korban memotong tali jangkar karena berbahaya.
Korban terombang ambing di lautan mendekati pulau krakatau kurang lebih 48 jam hingga terseret arus ke arah barat perairan pulau sangiang.
Korban ditemukan oleh perahu nelayan milik pak ali disekitaran perairan pulau sangiang pada pukul 13.00 WIB tanggal 11 Agustus 2022.
korban dan perahu ditarik ke pelabuhan paku anyer anggota Polairud Anyer langsung mendatangi TKP. Alhamdulillah Korban ditemukan dalam keadaan Selamat dan sudah dijemput oleh keluarganya. *Hendrik



DNF